fbpx

Notice: Array to string conversion in /home/anas8148/public_html/wp-content/themes/porto/single.php on line 43

Kenali Apa Itu Skin Barrier,
dan Cara Merawatnya !

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Kulit manusia terdiri dari beberapa lapisan, yang mana masing-masing lapisan tersebut memiliki fungsi penting. Salah satu lapisan tersebut adalah skin barrier, yang berguna sebagai lapisan pelindung kulit. Skin barrier (moisture barrier) merupakan lapisan kulit terluar yang terdiri dari sel-sel kulit dan zat berbasis protein yang menyatukan sel-sel seperti lem. Lapisan kulit terluar ini berperan sebagai “pintu masuk” hidrasi dan mencegah iritan masuk ke kulit.

Menjaga kandungan air di kulit juga merupakan bagian dari tugas skin barier, dan merupakan kunci kulit agar tetap lembap dan sehat secara menyeluruh. Skin Barier ini membantu menjaga kulit dari berbagai kerusakan yang disebabkan berbagai macam faktor,

Berbagai Faktor Penyebab Rusaknya Skin Barrier

Faktor Internal

    1. Merokok
    2. Minim alkohol
    3. Jarang makan buah dan sayur
    4. Begadang
    5. Kurang asupan air putih

Faktor Eksternal

    1. Sinar UV
    2. Infeksi bakteri
    3. Polusi udara
    4. Bahan kimia
    5. Gesekan atau goresan pada kulit

Faktor pendukung lainnya, misalnya:

    • Mengusap kulit terlalu keras
    • Melakukan waxing
    • Memakai bahan seperti lemon, soda kue, alkohol, atau parfum
    • Obat pembersih atau obat jerawat yang keras
    • Perubahan hormon dan stres

Perlu kamu ketahui, penggunaan bahan yang sama secara berlebihan dalam masa perawatan dapat menyebabkan dehidrasi. Kerusakan skin barrier juga dapat terjadi akibat terlalu sering mengangkat sel kulit mati (exfoliating). Akibatnya kulit menjadi sensitif dan rentan mengalami iritasi.

Ciri-ciri Skin Barrier Rusak

Dilansir dari laman Klikdokter.com, ada beberapa tanda skin barrier rusak menurut dr. Devia Irine Putri, diantaranya:

    1. Kulit kering, bisa sampai mengelupas.
    2. Muncul rasa gatal.
    3. Kulit kasar saat disentuh.
    4. Kulit mudah merah.
    5. Bisa muncul infeksi pada wajah atau jerawat

Tips Atasi Skin Barrier Yang Rusak

    1. Meminimalisir penggunaan skincare
    2. Fokus meggunakan produk yang melembapkan
    3. Hentikan penggunaan eksfoliator
    4. Pilih skincare yang mengandung antioksidan
    5. Memperbaiki pola hidup
    6. Hindari penggunaan air panas saat membersihkan wajah
    7. Gunakan pelembap dari minyak alami, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, minyak almon, minyak kedelai, dan sebagainya.
    8. Gunakan skincare dengan PH seimbang

Untuk mengembalikan keelastisitasan skin barier kamu yang rusak, maka setidaknya membutuhkan waktu minimal 1 minggu agar kembali normal. Untuk hasil yang lebih baik, lakukan puasa skincare terlebih dahulu, diikuti olahraga (sebagai detox tubuh; memancing keringat keluar), konsumsi makanan sehat (sayuran hijau dan buah-buahan), hindari merokok dan alkohol, serta tidur minimal 6 jam. 

Semoga bermanfaat, ya!

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram